JAMBI – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menerima audiensi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI) masa bakti 2025–2030, Dr. (H.C.) Dra. Siti Hartati Murdaya, di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (21/7). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian arah kebijakan dan program kerja kepengurusan DPP WALUBI periode 2025–2030 kepada Pemerintah Provinsi Jambi.
Ketua Umum DPP WALUBI hadir didampingi jajaran pengurus pusat. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan pembinaan umat Buddha, pengembangan organisasi, peningkatan pelayanan sosial, serta kerja sama antara WALUBI dan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan selamat kepada Siti Hartati Murdaya yang kembali memperoleh amanah memimpin DPP WALUBI secara aklamasi untuk masa bakti 2025–2030. Menurutnya, kepemimpinan yang berkelanjutan menjadi modal penting bagi organisasi dalam menjalankan berbagai program pembinaan umat dan pengabdian kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan masyarakat Jambi, kami mengucapkan selamat kepada Ibu Hartati Murdaya yang kembali memimpin WALUBI. Kami siap bersinergi dan mendukung program-program WALUBI, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat pembinaan umat di Provinsi Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.
Gubernur menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang rukun sebagai salah satu prasyarat pembangunan daerah. Dalam pandangannya, organisasi keagamaan memiliki posisi penting dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat semangat persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan yang majemuk.





Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jambi senantiasa membuka ruang komunikasi dengan seluruh organisasi keagamaan. Hubungan yang baik tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekayaan Provinsi Jambi.
Sementara itu, Ketua Umum DPP WALUBI, Siti Hartati Murdaya, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Jambi. Ia menjelaskan bahwa kepengurusan DPP WALUBI periode 2025–2030 membawa semangat pembaruan organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan masyarakat dan mampu memberikan pelayanan yang lebih luas kepada umat Buddha di seluruh Indonesia.
Menurut Hartati Murdaya, lima tahun ke depan menjadi periode penting untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan umat. Salah satu program prioritas yang tengah disiapkan adalah memperluas kepengurusan WALUBI hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga organisasi dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Periode 2025–2030 harus menjadi masa transformasi bagi WALUBI. Kami akan memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas pembinaan umat, dan memperluas kerja sama lintas sektor. Salah satu target kami adalah mengembangkan kepengurusan WALUBI hingga ke tingkat desa dan kelurahan agar lebih dekat dengan umat,” ujar Hartati Murdaya.
Ia menjelaskan bahwa penguatan organisasi di tingkat akar rumput diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program pembinaan keagamaan, pendidikan, pelayanan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Dengan struktur organisasi yang semakin luas, WALUBI juga akan lebih mudah menjangkau kebutuhan umat Buddha di berbagai daerah, termasuk wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki kepengurusan secara optimal.
Selain membahas pengembangan organisasi, audiensi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai program DPP WALUBI yang akan dijalankan selama masa bakti 2025–2030. Program tersebut mencakup pembinaan umat, pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan sosial kemanusiaan, pelestarian budaya Buddhis, pemberdayaan generasi muda, hingga penguatan hubungan dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.




Hartati Murdaya menegaskan bahwa DPP WALUBI akan terus menjalin hubungan yang erat dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sebagai bagian dari pelaksanaan program organisasi. Dukungan pemerintah dinilai penting untuk menciptakan sinergi dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan maupun pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ajaran Buddha mengenai cinta kasih, kebijaksanaan, dan hidup berdampingan secara damai dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, WALUBI akan terus memperluas ruang kerja sama dengan berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Pertemuan tersebut juga membahas perkembangan kehidupan umat Buddha di Provinsi Jambi serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Pemerintah Provinsi Jambi dan DPP WALUBI memiliki pandangan yang sama bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan organisasi keagamaan perlu terus dipelihara agar berbagai program pembinaan umat dan pelayanan sosial dapat berjalan secara berkesinambungan.
Audiensi diakhiri dengan kesepahaman untuk terus mempererat hubungan antara Pemerintah Provinsi Jambi dan DPP WALUBI. Kedua belah pihak berharap sinergi yang telah terjalin dapat semakin memperkuat pembinaan umat Buddha, mendukung terciptanya kehidupan antarumat beragama yang rukun, serta memperluas kontribusi organisasi keagamaan dalam pembangunan daerah dan pengabdian kepada masyarakat.
Sumber: Disadur dan dikembangkan dari rilis Diskominfo Provinsi Jambi, Kabarina.net, Radarnesia.com dan instagram pemprovjambi







