Medan, 11 Agustus 2026 — Dewan Pengurus Daerah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sumatera Utara menggelar Pasamuan Daerah 2026 di Grand City Hall, Medan. Forum organisasi tersebut menjadi momentum penting, telah usai masa kepengurusan periode 2021–2026, yang dimana menentukan kepemimpinan Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara untuk lima tahun mendatang.
Pasamuan dihadiri oleh Pelaksana Harian DPP WALUBI YM. Bhikkhu Srivisarn Mitngam Wakil Sekretaris Jenderal DPP WALUBI Bapak Yandi, S.Ag., M.LAP., M.Sos., Kordinator Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP WALUBI Romo Asun Gotama, S.Dt.B., M.H., Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara Dr. Brilian Moktar, S.E., M.M., M.H., para majelis-majelis anggota WALUBI Sumatera Utara, jajaran panitia, serta tamu undangan. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memperkuat persatuan umat Buddha melalui WALUBI.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan makan malam bersama. Acara kemudian dibuka secara resmi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne WALUBI, dan doa bersama. Dilanjutkan secara resmi dibuka oleh YM. Bhikkhu Srivisarn Mitngam Mahathera dengan pemukulan gong.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan disampaikan oleh Ketua Panitia Pasamuan Daerah WALUBI Sumatera Utara Bapak Paimin, S.H. Menyampaikan, selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan waktu serta kehadiran seluruh peserta dalam kegiatan ini. Pasamuan Daerah ini memiliki arti yang sangat penting bagi perjalanan organisasi kita. “Ini bukan sekadar kegiatan rutin organisasi, tetapi merupakan forum tertinggi untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyampaikan aspirasi, serta menentukan arah dan kepemimpinan WALUBI Sumatera Utara ke depannya.” Ungkap Bapak Paimin
Untuk melancarkan proses persidangan ini, kita juga perlu memilih Steering Committee (SC) yang akan memimpin jalannya sidang. “Saya berharap kepada seluruh pihak, khususnya para calon, agar proses pemilihan malam ini dapat berlangsung dalam suasana yang penuh kedamaian, kebijaksanaan, dan cinta kasih. Yang terpenting, siapa pun yang dipilih maupun yang memilih harus menjalankan proses ini dengan baik. Kita sudah menghabiskan waktu untuk berdiskusi dan mencari jalan keluar, dan jalan keluarnya sudah kita sepakati bersama.” Tutur Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara Dr. Brilian Moktar, S.E., M.M., M.H.
Pasamuan Daerah DPD WALUBI Sumatera Utara awal agenda persidangan, peserta mengikuti serangkaian persidangan yang menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan organisasi. Pada Sidang Pleno I, peserta membahas dan mengesahkan jadwal acara serta tata tertib persidangan, sekaligus menetapkan pimpinan sidang tetap yang akan memimpin jalannya seluruh rangkaian Pasamuan.
Pembahasan laporan pertanggungjawaban Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara periode 2021-2026 telah tiba di Sidang Pleno ke II, dimana pimpinan sidang membuka pandangan umum untuk para majelis apakah LPJ ini di terima atau tidak. 12 pimpinan majelis secara bersamaan menerima laporan pertanggungjawaban ini.
Memasuki Sidang Pleno III menjadi salah satu agenda strategis dalam Pasamuan dengan pembahasan mengenai penetapan calon Ketua DPD WALUBI Sumatera Utara periode 2026–2031. Para calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi, calon tersebut ini Yakni:
- Ibu Meriyawaty/ Bunda Yin
- Bapak Arman
- Bapak Hendri
Proses tersebut sepakat dilaksanakan voting pemilihan dari 3 calon tersebut, yang dimana Para Majelis DPD WALUBI Sumatera Utara mempunyai hak suara penuh 1 orang memilih dari 3 calon tersebut. Pimpinan sidang tetap, memanggil satu per satu perwakilan Majelis berdasarkan ke 12 ini memilih atau voting calon Ketua Periode 2026-2031.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP WALUBI Bapak Yandi, S.Ag., M.LAP., M.Sos., dalam sambutannya menyampaikan, saya mewakili Ibu Hartati Murdaya bersama rombongan untuk menunjukkan rasa hormat yang mendalam kepada umat Buddha di Sumatera Utara, yang merupakan populasi terbesar ke-3 di Indonesia. “Inti dari Pasamuan Daerah ini bukanlah ajang pertandingan untuk mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan wadah musyawarah demi mencapai keputusan yang terbaik untuk kemenangan bersama. Siapa pun calon pemimpin yang bersaing, mereka diibaratkan sebagai bagian dari satu tubuh yang utuh—seperti tangan kanan, tangan kiri, dan kepala.” Tegas Bapak Yandi.
Pasamuan DPD WALUBI Sumatera Utara 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan antar-majelis anggota, membangun sinergi, serta menyatukan langkah dalam menghadapi tantangan dan kebutuhan umat Buddha di Sumatera Utara.
Dengan berakhirnya seluruh agenda persidangan, Pasamuan DPD WALUBI Sumatera Utara 2026 resmi ditutup. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan piagam apresiasi sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas kontribusi serta dedikasi dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dan perjalanan organisasi.
Momentum penutupan Pasamuan semakin bermakna dengan foto bersama seluruh pimpinan, perwakilan majelis-majelis, panitia, serta tamu undangan yang hadir.













