Sumba, Nusa Tenggara Timur — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. DR. Moestopo melaksanakan kegiatan Moestopo Jelajah Nusantara 2026 di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada 20–26 Juli 2026. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat dukungan dari Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) dan MAHABUDHI berupa penyediaan obat-obatan untuk pelayanan kesehatan gigi dan penyakit umum.
Selama satu minggu pelaksanaan, program pelayanan kesehatan tersebut berhasil menjangkau 10.151 pasien di sejumlah wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Barat. Kegiatan melibatkan 8 dokter supervisor dan 30 dokter gigi muda yang memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat.
Moestopo Jelajah Nusantara 2026 merupakan bagian dari kegiatan pengabdian dan pelayanan kesehatan yang memberikan kesempatan kepada masyarakat di wilayah Sumba untuk memperoleh pemeriksaan serta penanganan kesehatan gigi secara langsung. Selain pelayanan medis, kegiatan juga diarahkan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Pelayanan di Kabupaten Sumba Barat Daya dilaksanakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Loura, Kecamatan Kodi Utara, dan Kecamatan Wewewa Selatan. Sementara itu, pelayanan di Kabupaten Sumba Barat mencakup tiga kecamatan, yakni Kecamatan Waikabubak, Kecamatan Loli, dan Kecamatan Lamboya. Dengan cakupan wilayah tersebut, kegiatan mampu menjangkau masyarakat dari berbagai daerah dan memberikan akses pelayanan kesehatan gigi secara langsung di wilayah tempat tinggal mereka.
Beragam layanan diberikan selama kegiatan berlangsung. Masyarakat mendapatkan penyuluhan kesehatan gigi, pencabutan gigi, penambalan gigi, pembersihan karang gigi, serta kegiatan sikat gigi bersama. Penyuluhan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, kebiasaan menyikat gigi yang benar, serta pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan gigi secara berkala.




Sementara pelayanan klinis diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien. Pencabutan dan penambalan gigi dilakukan sebagai bagian dari penanganan permasalahan gigi yang ditemukan, sedangkan pembersihan karang gigi diberikan untuk membantu menjaga kesehatan jaringan dan kebersihan rongga mulut.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari kontribusi WALUBI bersama MAHABUDHI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan masyarakat. Kerja sama dengan institusi pendidikan dan tenaga kesehatan menjadi salah satu bentuk keterlibatan dalam mendukung kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Melalui dukungan obat-obatan, pelayanan kesehatan yang diberikan oleh tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. DR. Moestopo dapat berjalan dengan dukungan kebutuhan medis yang diperlukan selama kegiatan di lapangan.










