Semarang, 18 Oktober 2026 – Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) kembali melakukan kegiatan Bakti Kesehatan di Pondok Pesantren Putri Bondolan Wetan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan lintas agama dalam memberikan manfaat bagi sesama.
Dalam pelaksanaannya, WALUBI bersinergi dengan MAHABUDHI, Vihara AVG Bisma Sunter, Pondok Pesantren Putri Bondolan Wetan, serta Dewan Pengurus Daerah (DPD) WALUBI Jawa Tengah. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata kerja sama berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi para santri, santriwati, dan masyarakat di sekitar lingkungan pesantren.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Semarang. Bupati Semarang hadir secara langsung sekaligus membuka kegiatan Bakti Kesehatan. Dukungan juga diberikan oleh unsur TNI-Polri, Pembimas Buddha Jawa Tengah serta tokoh lintas agama yang turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi lintas lembaga dan lintas agama.




Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada WALUBI Pusat atas penyelenggaraan kegiatan bakti sosial kesehatan yang memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat lintas agama. “saya berharap sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya, khususnya di Kabupaten Semarang.” Ujar Bupati Ngesti
Sementara itu Pembimas Buddha Jawa Tengah Bapak Karbono, S.Ag., M.Pd.B., menyampaikan bahwa kita boleh berbeda keyakinan dan latar belakang, tetapi kita tetap satu keluarga sebagai sesama anak bangsa. “Saya sendiri telah beberapa kali mengikuti kegiatan bakti sosial WALUBI, dan kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kerukunan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.” Ungkap Bapak Karbono.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa pembuka. Setelah acara pembukaan, Bupati Semarang dan para tamu undangan meninjau sejumlah lokasi pelayanan kesehatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pemeriksaan dan berbagai layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, Bupati Semarang didampingi oleh Koordinator Bidang Kepedulian Sosial, Keterampilan Kerja Nyata, dan Kesehatan DPP WALUBI YM. Bhiksu Samantha Kusala Mahasthavira/Suhu Pushan, serta Ketua DPD WALUBI Jawa Tengah Bapak Tanto Soegito Harsono. Peninjauan ini menjadi wujud perhatian terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus dukungan bagi upaya peningkatan akses pelayanan kesehatan bagi para santri, santriwati, dan masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi. Santri, santriwati, dan warga setempat memadati lokasi untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan gratis yang disediakan oleh panitia dan tenaga medis. Melalui kegiatan ini, sebanyak 900 pasien berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan. Adapun layanan yang diberikan meliputi:
- Pemeriksaan Umum Gratis, untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan dan memperoleh pemeriksaan medis dasar.
- Pemeriksaan Gigi, sebagai upaya mendukung pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
- Pemeriksaan Laboratorium, meliputi pemeriksaan kolesterol, asam urat, dan gula darah.
- Pembagian Kacamata Baca Gratis, untuk membantu penerima manfaat yang membutuhkan alat bantu penglihatan jarak dekat.
Bakti Kesehatan seperti ini telah berulang kali dilaksanakan oleh WALUBI di berbagai daerah. “Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan sekaligus memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.” Tutur Koordinator Bidang Kepedulian Sosial, Keterampilan Kerja Nyata, dan Kesehatan DPP WALUBI YM. Bhiksu Samantha Kusala Mahasthavira/Suhu Pushan.






Pada kesempatan yang sama Ketua DPD WALUBI Jawa Tengah Bapak Tanto Soegito Harsono menyampaikan dalam pidatonya, bahwa kegiatan bakti sosial kesehatan merupakan bentuk nyata kepedulian WALUBI terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan akses pelayanan kesehatan secara gratis, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas sosial, serta kerukunan antarumat beragama. “Perbedaan latar belakang bukanlah penghalang untuk berbagi dan bekerja sama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, WALUBI berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh demi mewujudkan masyarakat yang sehat, harmonis, dan sejahtera.” Tegas Bapak Tanto.
Dengan terselenggaranya kegiatan Bakti Kesehatan di Pondok Pesantren Putri Bondolan Wetan, diharapkan hubungan baik antara organisasi keagamaan, pemerintah daerah, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat semakin erat. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menghadirkan aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama.
Melalui semangat kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat, WALUBI bersama seluruh mitra menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja sama. Sebaliknya, keberagaman menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih sehat, harmonis, inklusif, dan sejahtera.












