Pada Rabu, 14 Januari 2026Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPP WALUBI), Suprionoto Wijaya, menjadi narasumber perwakilan Agama Buddha dalam kegiatan Roundtable Interfaith Dialogue yang diselenggarakan oleh MPR RI, DPR RI, dan DPD RI dalam rangka Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Acara diawali dengan registrasi peserta dan coffee morning, dilanjutkan pembukaan oleh MC serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Suasana kebersamaan lintas iman semakin terasa melalui doa bersama yang dipimpin oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI). Kegiatan kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan Ketua Panitia Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, disusul sambutan dari perwakilan Kementerian Agama RI.
Dalam rangkaian awal dialog, disampaikan paparan pengantar terkait isu kesejahteraan keluarga dari perspektif Komisi VIII DPR RI dan Komite III DPD RI, sebelum memasuki sesi diskusi yang dipandu oleh moderator. Sesi ini turut diawali dengan penampilan singkat yang menggambarkan kondisi masyarakat terkini dalam konteks kehidupan lintas agama.
Puncak kegiatan berlangsung pada Sesi Diskusi Bersama dan Diagnosis Perspektif Konseptual yang menghadirkan delapan narasumber dari berbagai majelis dan organisasi keagamaan, yakni MUI, PGI, KWI, PHDI, WALUBI, MATKIN, PIKI, dan ISKA. Dalam sesi ini, Waksekjend DPP WALUBI Sdr. Suprionoto Wijaya menyampaikan pandangan Agama Buddha mengenai “pentingnya penguatan nilai kebajikan, welas asih, dan keharmonisan sebagai fondasi dalam membangun kesejahteraan keluarga serta memperkokoh persaudaraan lintas iman di tengah masyarakat Indonesia.” Ujar Sdr. Suprionoto
Rangkaian acara dilanjutkan dengan perumusan rekomendasi kunci dan kesimpulan diskusi, penyerahan piagam penghargaan kepada para narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pemikiran yang disampaikan, pernyataan penutup (closing statement) dari para panelis, serta penampilan Parliament Choir dengan lagu “Lilin-Lilin Perdamaian” yang dinyanyikan bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen kebersamaan dan perdamaian.
Melalui kehadiran dan partisipasi aktif dalam forum ini, DPP WALUBI menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam dialog lintas agama, memperkuat nilai persatuan, serta mendukung terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, damai, dan harmonis menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.











