Pembukaan
DPP Walubi
DPD Walubi
Perwakilan
Program Umum
Lambang
Ikrar
Hymne



WARTA WALUBI


WARTA MAJELIS



Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

Gerakan Penyelamatan Bumi di Deklarasikan Umat Buddha

Dalam memperingati Hari Perdamaian Dunia,sekitar 1.500 umat Buddha bersama para tokoh lintas agama mendeklarasikan gerakan penyelamatan bumi. Hal tersebut diharapkan dapat merangsang gerakan penyelamatan lingkungan hidup.

Demikian yang disampaikan Suhadi Sendjaja Ketua Umum Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia(NSI) di komplek Mahavihara Saddharma NSI, Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor pada Sabtu(31/10).

Suhadi yang pernah dianugerahi sebagai pelestari lingkungan di kaki gunung salak dan membuahkan penghargaan Eco Vihara (Vihara yang ramah lingkungan) dari Kementerian Lingkungan hidup. “ Penghargaan Eco Vihara itu menjadikan sebuah semangat bagi kami untuk semakin peduli menjaga lingkungan serta makin peduli akan lingkungan sekitarnya” kata Suhadi dan seraya berharap dapat bermunculan hal serupa di lingkungan dan sejumlah daerah serta tempat ibadah lainnya.

Inisiasi Maha Pandita Utama Suhadi untuk mewujudkan tekad dan keinginan yang mendalam dari umat Buddha agar selaras dengan alam semesta (lingkungan), maka deklarasi “Vihara Bergerak Menyelamatkan Bumi” secara nasional tercapai di gelar (31/10).di Mahavihara Saddharma Parisadha Buddha Dharma Niciren Syosyu Indonesia (NSI) dikaki gunung salak , sehubungan dengan hari jadi NSI ke 51 tahun.

Deklarasi ini merupakan salah satu mata acara puncak dari rangkaian kegiatan Peringatan Hari jadi NSI ke 51 tahun dihadiri umat NSI dari 18 Provinsi, karena menyoroti aspek lingkungan hidup dan bagaimana umat Buddha NSI pada khususnya dan segenaf elemen masyarakat Indonesia pada umumnya dapat berkontribusi secara optimal dalam upaya upaya pelestarian lingkungan.

Pada kesempatan yang sama, acara selain ada pengobatan gratis, pameran foto, donor darah, donor mata, kebersihan lingkungan, Kesenian angklung, paduan suara, tarian nusantara dari anak anak hingga lanjut usia. Kementerian Negara Lingkungan Hidup(KLH) bersama Ketum NSI membagikan pohon bibit jahe merah kepada Kelompok PemberdayaanKeluarga(KPK) Kec.Taman sari-Bogor. Penandatangan MOU seluruh Mejelis Agama Buddha dan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon mahoni, sengon, danlainnya.

Momen tersebut Suhadi ambil untuk mendeklarasikan Vihara Bergerak Menyelamatkan Bumi. Diharapkan gerakan tersebut menyatukan tekad para tokoh agama untuk menyadari setiap saat jika kelestarian alam adalah krusial untuk keberlangsungan hidup manusia juga,” paparnya.

Hadir : DR.Ir.Hilman Nugroho Dirjen Kementerian Lingkungan Hidup, Drs.Dasikin DirjenBimas Buddha, Dra.S.Hartati Murdaya Ketua Umum Walubi, Romo Piandi Ketua umum Majelis Budhayana, Muhidin Junaedi Ketua MUI Bogor, Ir.Arief Harsono, Hartanto, dll.

Keterangan foto :

Foto 1 : Suhadi menyerahkan bibit pohon jahe kepada seorang kelompok tani KPK-Tamansari
Foto 2 : Suhadi menunjukkan kegiatan sejarah dari masa kemasa kepada para Dirjen dan MUI.
Foto 3 : Penandatanganan MOU oleh Dra.S.Hartati Murdaya Ketua Umum Walubi
Foto 4 : Usai penanaman pohon, seluruh umat Buddha yang hadir, berfoto bersama.
Foto 5 : Hartati Murdaya menanam bibit pohon mahoni disaksikan Dirjen KLH.




 


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.