walubi: perwakilan umat buddha indonesia

Pembukaan
DPP Walubi
DPD Walubi
Perwakilan
Program Umum
Lambang
Ikrar
Hymne




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

SMI dibuka dan ditutup Oleh Dirjen Bimas Buddha Depag RI

Sangha Mahayana Indonesia (SMI) menyelenggarakan Maha Samaya Pertama di Arena Pekan Raya Jakarta di ruang Hall E pada Minggu dan Senin 17-18 Mei 2009.

Kegiatan acara dibuka dan ditutup oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Depag RI Drs. Budi Setiawan MSc. Serta dihadiri Ketua Umum DPP Walubi Dra.S.Hartati Murdaya dan perwakilan Bhiksu Sangha diantaranya dari Sulawesi Utara, DKI-Jakarta, Sumatera Utara, Bangka, Banten dan Sumatera Selatan serta Perwakilan Majelis diantaranya dari Martrisia, Mapanbumi, Madha Tantri, ZFZ Kasogatan, NSI, PS BDI, LKBI, Majabumi TS, Mahabudhi dan Majabudti.

Budi Setiawan menyampaikan bahwa tanggung jawab generasi penerus sebagai umat Buddha Mahayana dalam melangkah kedepan tidak mudah dan semakin berat dan semakin berat.”oleh karena itu pada Kongres Sangha Mahayana Indonesia Pertama yang terbentuk tergabung di Walubi ini, harus sudah siap mengambil kendali untuk pembinaan remaja serta mengisi jiwa mereka dari masing masing aktivitasnya, agar hidupnya benar benar di jalan Dharma.

Budi juga mengatakan sangat berterimakasih kepada para pengurus jajaran SMI yang telah terbentuk dan berjalan aman,lancar. Semoga SMI selalu dekat dengan umat dan dapat dipercaya untuk memajukan insan Budha yang lebih baik lagi.

Ketua Umum DPP Walubi Dra.S.Hartati Murdaya dalam sambutannya mengupas masa lalu tentang keberadaan para Bhiksu Mahayana yang pada umumnya dikatakan cuma bisa liamkeng, cari dana bikin upacara. Para Bhiksu Mahayana dalam kaca mata seorang ibu Ketua Umum Walubi, menilai kebanyakan Bhiksu lebih mengutamakan kepentingan duniawi, ketimbang mempelajari ajaran Buddha, meniru keteladan Hyang Buddha yang patut dan telah mempunyai Bodhicita yang sempurna.

Harapannya Ibu Hartati Murdaya, dengan terbentuknya Maha Samaya Pertama SMI ini, para Bhiksu dapat mengaktualisasikan kepentingan umat. Membuka pintu lebar lebar, agar generasi penerus nantinya tidak salah memilih ajaran agama Buddha yang dianutnya.

Bhiksu Dhyanavira Maha Sthavira Ketua Umum SMI terpilih masa bakti 2009-2014. mengatakan dirinya siap mengemban tugas dengan sebaik baiknya. Serta akan mengimplementasikan ajaran Buddha Dharma secara Mahayana melalui membenahan diri dan dimulai dari jajaran kepengurusan SMI yang telah terbentuk secara sah.

Kegiatan SMI selama dua hari kongres yang cukup keras dalam perang interupsi menentukan sikap para Bhiksu dan akhirnya Bapak Dirjen Bimas Buddha Depag RI siap membuka dan menutup acara Kongres Maha Samaya SMI hingga selesai.

Hadir pada pembukaan jajaran Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), Ibu Murdaya, Citra Surya, Alex Tumondo,N.Singgih, Iwan Idris, Irwan Kartasasmita, Winarni Harsono,dan Rusli.

 

 
 

Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.