|

Dalam rangka mendukung pemerintah dalam memberikan pembinaan mental spiritual di tingkat rumah tahanan (Rutan) Negara. Bhiksuni Ru Shan Kepala Vihara Darmabatama, yang beralamat di Komplek Taman Surya 2 Cengkareng-Jakarta, datang menuntun serta mengajarkan para penghuni rutan Negara Kelas I, membimbing secara kerohanian dengan latar belakang ajaran agama Buddha, kepada 63 narapidana(napi) di Vihara Che Shan Gong yang terletak di dalam rutan.pada Minggu, (7/6). Bhiksuni Ru Shan memberikan perhatian khusus kepada para napi, datang sebulan duakali (Ce It-Cap Go),untuk mengikat hubungan batin melalui komunikasi Dharma.” Semoga para napi dapat menjalankan agamanya lebih baik lagi dan terbangun dari kesadaran berkah kekuatan Buddha, ini bekal disamping setelah menghirup udara bebas nanti, dan diupayakan kedepan agar berusaha memperoleh mata pencarian yang benar ” ujarnya.
Denny (42) salah seorang narapidana kelas I, merasakan ketenangan setelah berinteraksi dengan para Bhiksu, berharap dengan segenap kekuatan Buddha, dapat lekas keluar dari hotel prodeo yang pengap itu. “Dan juga harapan rekan rekan tentunya”ungkap Denny.
Kegiatan dikemas dalam perayaan Waisak 2553/2009, umat yang terdiri dari narapidana, turut berkebaktian, ceramah,tanya jawab, memandikan rupang sidhartha, dan prosesi keliling membawa 2 buah lilin menyala di letakan disebelah kiri didekat altar Toapekong tanah (Dewa Amurwa bhumi), pemercikan air berkah oleh Bhiksu Hue Zheng, terakhir ditutup dengan makan bersama. Acara berjalan kurang lebih hampir 2 jam.

Keterangan foto :
Bhiksuni Ru Shan membagi bagikan gelang tasbih terbuat dari akar pohon berasal dari dasar laut, kepada para napi yang hadir di rutan (7/6)
Foto bersama Bhiksu Hue Zheng, Bhiksuni Ru Shan, Bhiksuni Ming Shan,dengan sejumlah para narapidana di Vihara Chen Shan Gong, Rutan Salemba Jakarta.(7/6)
Bhiksu Hue Zheng memberkati para narapidana dengan air suci di Vihara Che Shan Gong, Rutan Salemba.
|