|

Sekitar 1.892 jiwa, 265 KK dan 197 rumah warga yang terdiri dari RW 08, 09,10, tempat tinggalnya musnah dilalap di jago merah dalam kebakaran di Jembatan Besi Kecamatan Tambora Jakarta Barat, terjadi pukul 14.30 dan api dapat dipadamkan pada pukul 23.00 WIB pada Kamis 10/12. Dari sebagian warga tinggal di 8 tenda pengungsian yang disediakan Pemkot Jakarta Barat di Lapangan Sepakbola Persima.
Hingga Jumat (18/12) siang dan sore para para pengungsi korban kebakaran memperoleh nasi bungkus sebanyak dua kali dari posko bantuan Perwakilan Umat Buddha(WALUBI) pimpinan Dra S.Hartati Murdaya.
Ibu Hartati Murdaya, “bantuan spontan WALUBI yang paling mudah untuk para korban, agar perut tidak kosong adalah nasi bungkus”. 3350 nasi bungkus perharinya disiapkan sukarelawan Walubi dengan menu yang berbeda.
Yenny warga Tionghoa kelahiran Kalimantan Barat tinggal ditenda pengungsian, menuturkan dua mesin jahit beserta pakaiannya ludes terbakar dan beruntungnya surat surat penting dapat terbawa, sebelumnya semalaman sempat tidur beralaskan selembar Koran.” Saya mengucapkan terimakasih kepada Walubi dapat memberikan nasi bungkus, kalau tidur yah seadaanya saja, yang penting bisa merem” katanya.


|