Pembukaan
DPP Walubi
DPD Walubi
Perwakilan
Program Umum
Lambang
Ikrar
Hymne




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

WALUBI SELENGGARAKAN WAISAK 2552 BE DI JIEXPO-KEMAYORAN

Ribuan umat Buddha dari seluruh Indonesia, Selasa(20/5) mengikuti acara perayaan Hari Waisak 2552 BE yang diselenggarakan oleh Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) pimpinan Dra.S.Hartati Murdaya di Jakarta International Expo(JIExpo) Arena Pekan Raya Jakarta-Kemayoran.Jakarta.

Umat Buddha dari berbagai aliran dan berasal dari duabelas majelis keagamaan Buddha yang bernaung dibawah Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia(DPP Walubi) seperti Mapanbumi, Majubuthi, Martrisia, Madha Tantri, Majabumi TS, Majabudti, Mahabudhi, Majubumi, ZFZ Kasogatan, LKBI, PBD NSI dan YPS BDI.

Acara diawali dengan prosesi Pindapatta (persembahan dana kepada para anggota Sangha) dari tiga mazhab besar, diikuti sekitar 150 Bhikkhu, Bhiksu, Bhiksuni, Shramanera, Shramaneri mengelilingi area Pekan Raya Jakarta. Dilanjutkan para Bhikkhu memasuki ruangan acara untuk bersama-sama mengikuti detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 09:11:08 WIB dimulai pukul 09:00 wejangan Dharma oleh Bhante Wongsin Labhiko dan bersama-sama melakukan bermeditasi. Suasana Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah serasa stupa-stupa dan pucuk stupa megah mirip aslinya telah berpindah di Jakarta.

Menjelang detik-detik tersebut Bhante Wongsin Mahathera menyampaikan renungan kepada ribuan umat yang hadir memenuhi Hall D, berlanjut dengan pesan Waisak oleh Maha Bhiksu Dutavira dan pembacaan doa dipimpin oleh Bhiksu Tadisa Paramita.

Hal senada disampaikan oleh masing-masing Majelis yang tergabung di Walubi, berupa mantra, paritta, sutra dan kata kata sambutan. Tepat pukul 13.30 para Majelis menggelar ritual upacara di masing-masing altar mulai dari Hall A1,A2, ruangan lantai dasar dan seluruh ruangan di lantai 6 Gedung Pusat Niaga JIExpo. Sedangkan Majabuthi dan Majubumi menyelenggarakan upacara pelepasan 20.000 satwa burung sawah, 150 burung dara dan 1500 benih ikan lele.

Perayaan Waisak 2552 Budhist Era bertepatan dengan perayaan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Bertemakan KEMBANGKAN BUDDHA DHARMA DENGAN MENJALANKAN KEBAJIKAN SEBAGAI CERMIN KEHIDUPAN. Ketua Umum DPP Walubi Dra.S.Hartati Murdaya mengajak seluruh bangsa Indonesia khususnya umat Buddha untuk bangkit dari segala macam keterpurukan.Kejatuhan bangsa disegala bidang, baik itu rohani, jasmani maupun ekonomi.” Tekad itu bisa dilakukan dengan mengikis tiga racun, yaitu Lobha, Dossa dan Moha, ditambah dengan (sad) enam paramita atau perbuatan luhur yang diyakini akan mampu membawa bangsa ini bangkit, untuk mencapai keberhasilan disegala bidang. Tri Suci Waisak tidak saja mengenang seorang Pangeran Sidharta Gautama yang berubah menjadi manusia biasa, ulet dan sederhana mencari jati diri melalui jalan pertapaan, tetapi mengenang sosok Sidharta yang lalu menjadi Buddha sebagai suri tauladan dalam kehidupan, rohani, dan jasmani. Mari kita bangkit untuk mencapai keberhasilan disegala bidang baik duniawi maupun non-duniawi seperti yang diajarkan oleh Sang Buddha,” tuturnya.

Menurut Hartati Murdaya, perjuangan Sangha didunia yang benar-benar berkualitas ajaran Buddha semakin menipis dan lebih banyak rohaniawan setengah matang, sehingga kualitas umat Buddha didunia semakin merosot, semakin banyak konflik dan salin mencela, itulah sebabnya Walubi dan para tokoh pemimpin umat Buddha Indonesia perlu komit dan tekad bulat untuk lebih mendalami Buddha Dharma dan melatih diri, mampu menjadi guru dan suri tauladan bagi para umat Buddha masa kini.

Sementara pukul 15.30 WIB seluruh umat dari 12 majelis berada dibawah naungan Walubi kembali berkumpul pada altar utama. Untuk memulai pentas kesenian Waisak yang dibawahkan dari majelis masing-masing.(tt)


Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.