WARTA WALUBI


WARTA MAJELIS




Participate in improving the Walubi Website!
We appreciate any kind of feedback and suggestions. Please send them to DPP WALUBI Thank you.

 
DIALOG PENGEMBANGAN WAWASAN MULTIKULTURAL ANTARA
PEMUKA AGAMA PUSAT DAN DAERAH KALIMANTAN BARAT

31 Mei- 3 Juni 2005
Oleh: Pandita Dr. Lusia Anggraini

Luasnya wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke sehingga Negara Indonesia memiliki beragam budaya dan istiadat. Keragaman ini menjadi kekayaan kebudayaan Indonesia yang jika ditelusuri ternyata banyak potensi-potensi di daerah yang mampu mendorong terciptanya kerukunan dan keharmonisan dalam bermasyarakat. Namun sering terjadi keragaman ini malah menimbulkan konflik yang sangat mengganggu kerukunan yang telah dibina dan merembet pada konflik agama dan SARA Atau malah ditunggangi pihak-pihak yang mempunyai berbagai kepentingan sehingga menimbulkan konflik. Karena itulah Departemen Agama menyelenggarakan Dialog pengembangan wawasan multikultural antara pemuka agama Pusat dan daerah Kalimantan barat.
Tujuan Dialog ini pada intinya adalah untuk menumbuhkan wawasan multikultural serta sikap saling menghargai dan mempercayai antara pemimpin agama pusat dan daerah. Sehingga diharapkan para pemimpin agama dapat mengembangkan visi dan misi bersama tentang pembinaan kerukunan hidup beragama yang lebih dinamis di masa depan. Rombongan dari pusat terdiri dari wakil dari pemuka Agama Islam, Katolik, Kristen, Buddha dan Hindu selain pejabat dari Departemen Agama dan Wakil DPR komisi III. Dari Agama Buddha (WALUBI) diwakili oleh Romo Soejito Kusumo, SE, MBA dan dr. Lusia Anggraini.
Dialog pertama diadakan di Balai Petitih Pontianak. Peserta dialog dari daerah yang dihadiri oleh berbagai unsur agama dan adat dengan sangat antusias mengisi acara dialog pada hari pertama ini. Pada kesempatan ini, dilakukan presentasi oleh pemuka agama di daerah. Presentasi DPD Walubi Kalbar disampaikan oleh Romo Pandita Edy Tansuri. Berbagai masukan dan tanggapan dilontarkan dari para peserta dialog yang dapat menjadi masukan bagi rombongan dari pusat maupun bagi pemerintah daerah Kalimantan Barat.
Dialog kedua diadakan di Kota Singkawang. Kota yang dikenal dengan kota Amoy ini ternyata memiliki keunikan tersendiri. Karena hampir setiap sudut kota terdapat bangunan vihara atau kelenteng. Kurang lebih 40% penduduknya beragama Buddha. Di kota inipun, dialog disambut dengan antuasias sehingga dialog yang dimulai dari pukul 20.00 ini berakhir hingga hampir jam 23.00. berbagai masukan dari peserta dialog baik bagi pusat maupun daerah menjadi bahan masukan yang sangat penting dalam meningkatkan kerukunan kehidupan beragama terutama di Kalimantan Barat khususnya Kota Singkawang.
Selain melaksanakan dialog, rombongan dari pusat berkesempatan mengunjungi dan berdialog dengan umat-umat beragama di tempat-tempat ibadah: Pura Giri Pati Mulawarman Pontianak, Masjid Sirajul Munir Pontianak, Gereja Katolik Santo Petrus Mempawah, Gereja Kristen GPIB Singkawang, dan Vihara Buddha Tri Ratna Singkawang.
Selama 4 hari acara ini,rombongan yang terdiri dari berbagai unsur agama ini sangat akrab. Seharusnya demikianlah kita membina kerukunan kehidupan beragama, walaupun berbeda dalam doktrin dan keyakinana, namun sesungguhnya tujuan yang dicapai adalah sama. Jadi, mengapa kita saling bertentangan? Semoga dialog ini semakin menumbuhkan kesadaran akan kemajemukan yang bukan untuk dipertentangkan tapi menjadi modal untuk membina kerukunan kehidupan beragama dan bermasyarakat.
Sabbe Satta Bhavantu Sugitata, Semoga semua mahkluk berbahagia. 

Page not found – WALUBI
WALUBI

Oops! That page can’t be found.

It looks like nothing was found at this location. Maybe try a search?

Ketua Umum DPP WALUBI Periode 2017 - 2022

Tweets

Komentar Terbaru

    BT


    Copyright © 2000-2010 by WALUBI (Perwakilan Umat Buddha Indonesia)
    All trademarks & logos shown herein are the property of their respective owners.